MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke-XII
Tingkat Provinsi Kalteng resmi dibuka dengan nuansa meriah dan penuh makna di Muara
Teweh. Acara ini menjadi simbol penting keharmonisan dan pelestarian budaya Dayak
Kaharingan.
Pembukaan festival ini diramaikan oleh ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota
se-Kalimantan Tengah. Para peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba yang
berkaitan dengan seni tradisi dan pemahaman ajaran Hindu Kaharingan.
Momen puncak pembukaan ditandai dengan tradisi adat menyumpit atau manyipet yang
dilakukan oleh Bupati Barito Utara, Shalahuddin. Tradisi ini menjadi simbol seremonial
dimulainya rangkaian kompetisi dan kegiatan budaya.
Selain menyumpit, kemeriahan malam pembukaan diperkuat dengan penampilan tari
massal dan tarian Manasai bersama yang melibatkan banyak peserta dan tamu undangan.
Tarian Manasai melambangkan persatuan dan kegembiraan komunal.
Selama beberapa hari, FTIK XII akan menjadi panggung bagi peserta untuk memamerkan
keagungan seni tradisi dan kekayaan spiritualitas, sekaligus memperkuat persatuan umat
Hindu Kaharingan di Kalteng.
RI

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!