Gunung Mas 1 menit baca • 15 Mei 2024

Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Gunung Mas 2024: Menuju Data Terpadu dan Akurat

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 15 Mei 2024 - 05:30 WIB
Ukuran Teks:
Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Gunung Mas 2024: Menuju Data Terpadu dan Akurat
Keterangan Gambar: Kegiatan Forum Satu Data Indonesia tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2024

Potretkalteng.com - Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengadakan Forum Satu Data Indonesia tingkat kabupaten di Aula Bapperdida (Selasa, 14/05/2024). Forum ini bertujuan menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan terpadu untuk mendukung perencanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan daerah.


Kepala Bapperida Gunung Mas Yantrio Aulia dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini diselenggarakan untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, Interoperabilitas Data, dan menggunakan Kode Referensi dan Data Induk yang sangat diperlukan untuk perencanaan yang lebih terukur, monitoring, dan evaluasi pembangunan daerah.

  

Forum ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas sebagai Pembina Data, Dinas Kominfosantik Kabupaten Gunung Mas sebagai Wali Data, dan Bapperida sekretariat SDI tingkat Kabupaten Gumas. Peserta forum adalah seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gumas yang berperan sebagai produsen data.


Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Richard, menekankan pentingnya kebijakan Satu Data Indonesia dalam sambutannya. Ia menyebutkan beberapa permasalahan terkait data di daerah maupun pusat, di antaranya data yang belum memenuhi standar, sistem basis data sektoral yang belum terpadu, dan ketidakseragaman kode referensi data induk, data yang sulit diakses dan tidak terintegrasi, serta ketidakjelasan unit pengelola data dan tata kelola data dalam internal unit pengelola data.

"Kebijakan Satu Data Indonesia penting untuk dilaksanakan mengingat bahwa kita semua di daerah bahkan di pusat sekalipun mengalami permasalahan yang sama," kata Richard.


Dari forum ini diharapkan dapat dihasilkan kesepakatan mengenai standar data, metadata, dan interoperabilitas data. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan akan terwujud data yang lebih berkualitas dan terpadu, yang pada akhirnya mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif dan efisien.


Yullya

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!