MUARA TEWEH, INFO PUBLIK – Bagi DPRD Barito Utara, hasil kompetisi di MTQH Tingkat Provinsi Kalteng akan dijadikan tolok ukur utama untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan keagamaan daerah. Keberhasilan atau kegagalan Barut akan dianalisis secara mendalam.
H. Parmana Setiawan menekankan bahwa capaian prestasi kafilah Barito Utara harus diukur secara objektif. Hasil ini akan menjadi bahan masukan berharga bagi legislatif untuk menentukan arah dan prioritas kebijakan pembangunan spiritual selanjutnya.
Beliau berharap agar LPTQ Barito Utara dapat menyajikan data dan analisis yang komprehensif terkait proses pembinaan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Analisis ini akan memandu perbaikan program.
Anggota DPRD yang hadir juga sepakat bahwa legislatif perlu memastikan setiap program pembinaan keagamaan yang didukung APBD harus terukur hasilnya. Kebijakan harus berdasarkan data dan evaluasi yang valid.
Oleh karena itu, DPRD Barito Utara menjadikan MTQH sebagai instrumen evaluasi penting untuk memastikan kualitas hidup spiritual masyarakat terus meningkat melalui kebijakan yang tepat sasaran.
RI

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!