Pemprov Kalteng 2 menit baca • 04 Des 2024

DPMPTSP Prov. Kalteng Gelar Rapat Akhir Penyusunan IPRO Kalimantan Tengah Tahun 2024

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 4 Desember 2024 - 23:33 WIB
Ukuran Teks:
DPMPTSP Prov. Kalteng Gelar Rapat Akhir Penyusunan IPRO Kalimantan Tengah Tahun 2024
Keterangan Gambar: Plh. Kepala DPMPTSP Prov. Kalteng Agus Candra saat membuka Rapat

PALANGKARAYA,

POTRETKALTENG.COM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Akhir Penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) Kalimantan Tengah Tahun 2024, yang berlangsung pada Senin (2/12/2024) di Aula DPMPTSP Prov. Kalteng. Rapat ini bertujuan untuk menyempurnakan materi promosi investasi, khususnya di sektor ecotourism, yang akan ditawarkan kepada calon investor.


Plh. Kepala DPMPTSP Prov. Kalteng, Agus Candra, dalam sambutannya menjelaskan bahwa IPRO ini disusun dengan tujuan memberikan gambaran yang jelas dan mendetail mengenai potensi investasi di sektor ecotourism, yang mencakup analisis kelayakan teknis, pasar, lokasi, legalitas, dan aspek ekonomi. Ia juga menekankan pentingnya informasi yang lengkap mengenai peluang usaha di bidang ecotourism, kebutuhan lahan, kesiapan infrastruktur, dan kelayakan ekonomi untuk menarik investor.


“Tujuan utama penyusunan IPRO ini adalah untuk menyajikan data dan informasi yang dapat memberikan keyakinan kepada calon investor mengenai potensi dan kelayakan proyek di sektor ecotourism. Hal ini meliputi analisis mendalam tentang kelayakan teknis, pasar, lokasi, serta aspek hukum dan ekonomi,” jelas Agus.


Agus menambahkan bahwa promosi investasi menjadi langkah penting untuk menarik minat investor. “Keberadaan investor sangat penting dalam mengatasi keterbatasan pembiayaan pembangunan daerah, selain dari anggaran pemerintah. Kehadiran investasi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan pajak, serta mendorong transfer teknologi yang pada akhirnya akan menciptakan inovasi dan kemajuan daerah,” ujarnya.


Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, dibutuhkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Diperlukan kolaborasi yang berkelanjutan dari seluruh stakeholder agar tercipta suasana yang aman, ramah, dan mendukung kemudahan berusaha, sehingga dapat menarik minat calon investor,” tambahnya.


Rapat ini juga dihadiri oleh tenaga ahli dari PT. Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO) Cabang Banjarmasin, kepala instansi vertikal, perangkat daerah Pemprov Kalteng, Pemko Palangka Raya, serta pejabat internal DPMPTSP Prov. Kalteng.


Dengan tersusunnya dokumen IPRO yang siap untuk dipromosikan, diharapkan sektor ecotourism di Kalimantan Tengah dapat berkembang dengan pesat, membawa manfaat besar bagi perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(yin)



mmc kalteng

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!