Kapuas 1 menit baca • 1 jam lalu

Dinkes Kapuas Hadirkan Portal Digital untuk Pantau Dampak Kesehatan Karhutla

Penulis: Admin Potret Kalteng | Senin, 5 Oktober 2026 - 10:22 WIB
Ukuran Teks:
Dinkes Kapuas Hadirkan Portal Digital untuk Pantau Dampak Kesehatan Karhutla
Keterangan Gambar: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr Agus Waluyo MM.

 

 

KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menghadirkan portal informasi digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memantau perkembangan dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya terkait kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan kualitas udara.

Portal tersebut menyediakan sejumlah informasi penting, mulai dari perkembangan kasus ISPA, kondisi kualitas udara berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), hingga panduan pencegahan serta layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.

Berdasarkan data yang ditampilkan, hingga akhir Agustus 2026 tercatat sebanyak 2.638 kasus ISPA. Sementara itu, hingga 24 September 2026, jumlah kasus ISPA secara kumulatif sejak 16 Agustus mencapai 2.465 kasus.

Kondisi kualitas udara di Kapuas juga sempat berada pada tingkat mengkhawatirkan. Nilai ISPU bahkan tercatat mencapai 742 yang masuk dalam kategori berbahaya.

Sejumlah kecamatan tercatat menjadi penyumbang kasus ISPA terbanyak. Kecamatan Selat berada di posisi tertinggi dengan 624 kasus, disusul Mantangai sebanyak 354 kasus dan Kapuas Hilir sebanyak 221 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Agus Waluyo, menjelaskan keberadaan portal tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Selain menjadi sarana informasi bagi masyarakat, data yang tersedia juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan upaya pencegahan dan pelayanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

Dinkes Kapuas mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah, terutama bagi bayi, anak-anak, dan lanjut usia.

Apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek maupun sesak napas, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Informasi mengenai perkembangan kasus ISPA dan kondisi kualitas udara dapat dipantau secara berkala melalui portal pemantauan yang disediakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!