Barito Selatan 2 menit baca • 05 Sep 2026

Dinkes Barsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Risiko ISPA Saat Kabut Asap

Penulis: Admin Potret Kalteng | Sabtu, 5 September 2026 - 12:46 WIB
Ukuran Teks:
Dinkes Barsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Risiko ISPA Saat Kabut Asap
Keterangan Gambar: Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan, dr. Dadang Baskoro Nugroho.

BUNTOK, POTRETKALTENG.COM-
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan, dr. Dadang Baskoro Nugroho, mengatakan paparan asap dan partikel polutan dapat mengiritasi saluran pernapasan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kasus gangguan pernapasan di wilayah Barsel mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data Dinkes Barito Selatan, kasus gangguan saluran pernapasan tercatat sebanyak 584 kasus pada Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat menjadi 953 kasus pada Juli dan kembali naik hingga mencapai 1.123 kasus pada Agustus 2026.

Menurut Dadang, kelompok masyarakat yang perlu mendapat perhatian lebih antara lain anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki penyakit penyerta seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), tuberkulosis (TB) paru, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk. Apabila harus beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel dari kabut asap.

"Batasi kegiatan di luar ruangan atau yang berhubungan langsung dengan paparan kabut asap dan gunakan masker jika terpaksa harus ke luar ruangan," imbau Dadang.

Selain itu, masyarakat disarankan menjaga kondisi rumah agar seminimal mungkin dimasuki asap. Ketika kabut asap mulai pekat, pintu dan jendela dapat ditutup untuk mengurangi masuknya polutan ke dalam ruangan.

Dadang juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi seimbang, terutama dengan mengonsumsi sayur dan buah secara rutin. Kebutuhan cairan tubuh juga harus diperhatikan dengan mencukupi konsumsi air putih.

Masyarakat diminta mengenali gejala gangguan pernapasan seperti batuk, pilek, iritasi hidung dan tenggorokan, demam, hingga sesak napas. Jika keluhan semakin berat atau tidak kunjung membaik, warga dianjurkan segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Jangan menunggu kondisi semakin parah. Jika muncul gejala yang memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," demikian imbauan kesehatan yang perlu diperhatikan masyarakat di tengah paparan kabut asap.

Pemkab Barito Selatan sendiri juga telah menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap melalui Rumah Oksigen Gratis yang dilengkapi pemeriksaan kesehatan, masker, konsultasi, pengobatan, vitamin, oksigen dan minuman gratis. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!