KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan air bersih secara langsung ke wilayah yang mengalami dampak paling parah.
Penyaluran dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas bersama pihak kecamatan dan kelurahan. Distribusi air bersih tersebut menyasar kawasan permukiman masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat panjangnya periode tanpa hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran Sojuaon Pandiangan, turut turun langsung dalam proses pendistribusian dengan mengoperasikan mobil tangki air. Sementara itu, Lurah Selat Barat, Taufiqurrahman, ikut membantu menggunakan kendaraan pick up dan tosa untuk menjangkau masyarakat.
Pangeran mengatakan, hingga Minggu (4/10/2026), masih terdapat sejumlah kejadian kebakaran lahan di beberapa wilayah Kabupaten Kapuas, di antaranya Kecamatan Basarang dan Kecamatan Kapuas Hilir. Namun, intensitas kejadian tersebut dinilai telah mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Untuk kebakaran lahan memang masih ada di beberapa titik, seperti Basarang dan Kapuas Hilir. Namun, dibandingkan sebelumnya, tingkat kejadiannya sudah mengalami penurunan,” ujar Pangeran.
Di sisi lain, kebutuhan air bersih masyarakat menjadi perhatian yang tidak kalah penting. Kondisi kekeringan akibat minimnya curah hujan membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Mengingat kebutuhan air bersih ini juga mendesak, kita turunkan satu mobil tangki untuk membantu mengantar langsung kepada masyarakat terdampak. Setidaknya kebutuhan air bersih untuk keperluan pokok masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendistribusian dilakukan dengan mendatangi langsung kawasan masyarakat yang membutuhkan, sehingga bantuan dapat diterima secara cepat dan tepat sasaran.
Pangeran juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Posko Induk yang selama ini terus menjalankan tugas di lapangan dalam menangani berbagai dampak kekeringan dan kebakaran lahan.
“Kita berharap semoga tidak ada lagi kejadian kebakaran lahan dan hujan bisa segera turun. Sudah terlalu panjang kita menghadapi hari tanpa hujan,” pungkasnya.
Sementara itu, kondisi udara di wilayah Kecamatan Selat dan sekitarnya mulai terlihat membaik seiring menurunnya kejadian kebakaran lahan. Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama gangguan pernapasan seperti ISPA. (Lz)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!