BUNTOK, POTRETKALTENG.COM- Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel), Khristianto Yudha, S.T., M.T., meresmikan Balai Adat “Isa Tunun Ganap Langar” di Desa Tamparak, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Peresmian tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Camat Dusun Utara beserta jajaran, Pemerintah Desa Tamparak, BPD, damang dan mantir adat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda.
Dalam sambutannya, Khristianto menyampaikan bahwa keberadaan balai adat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sebuah fasilitas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga identitas, adat istiadat dan warisan leluhur agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Menurutnya, balai adat diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk berkumpul, bermusyawarah, menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, serta melaksanakan berbagai kegiatan adat dan budaya.
Selain itu, keberadaan balai adat juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerahnya.
Wabup Barsel mengapresiasi Pemerintah Desa Tamparak, para tokoh adat dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong sehingga pembangunan balai adat tersebut dapat terwujud.
Ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi bangunan yang selesai diresmikan, tetapi dapat terus dimanfaatkan, dirawat dan dihidupkan melalui berbagai kegiatan masyarakat.
“Balai adat harus menjadi tempat masyarakat berkumpul, bermusyawarah, menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, melaksanakan kegiatan adat dan budaya, serta menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budayanya sendiri,” ujar Khristianto.
Dalam kesempatan tersebut, Khristianto juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara kurang sehat, menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, serta memberikan perhatian lebih kepada anak-anak dan kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, sehingga berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Khristianto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kampung, hutan dan lingkungan di wilayah Barito Selatan.
Pemkab Barsel berharap Balai Adat “Isa Tunun Ganap Langar” dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tamparak, sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan melestarikan adat serta budaya daerah.
“Dengan kebersamaan, Barito Selatan akan semakin kuat, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (Lz)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!