1.
POTRETKALTENG.COM, TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) bergerak cepat
menciptakan revolusi sinyal di seluruh wilayahnya. Berkat dukungan penuh dari
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, perangkat satelit Starlink kini
disalurkan ke Bartim sebagai solusi Program Internet Desa.
Bupati Bartim, M. Yamin, menegaskan bahwa
pemanfaatan Starlink adalah langkah strategis untuk pemerataan konektivitas
digital. Strategi ini dilakukan mengingat pembangunan menara Base
Transceiver Station (BTS) masih menunggu realisasi pemerintah pusat.
"Dengan Starlink, seluruh desa di Barito Timur dapat
segera terhubung dengan jaringan internet. Kami targetkan di tahun 2025 ini,
tidak ada lagi desa di Bartim yang mengalami blank spot," tegas
Bupati M. Yamin.
Program Internet Desa merupakan salah satu dari 20 program
unggulan Bupati M. Yamin dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu. Program ini
bertujuan membuka akses digital yang selama ini terisolasi.
Berdasarkan data Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian,
dan Statistik Bartim, tercatat ada 39 desa yang masuk kategori blank
spot atau lemah sinyal. Saat ini, proses akselerasi sedang berlangsung:
·
17 desa sudah berhasil terhubung dengan jaringan Starlink dan kini telah online.
·
3 desa sedang dalam proses aktivasi perangkat (Kelurahan Taniran, Bagok,
dan Gudang Seng).
·
Sisanya, 19 desa, sedang
menunggu pengiriman perangkat dari pusat distribusi provinsi.
Proses pemasangan perangkat ditargetkan selesai dalam
dua bulan ke depan, sejalan dengan arahan Gubernur Kalteng yang juga
menargetkan seluruh wilayah bebas blank spot pada tahun ini.
Bupati M. Yamin optimistis, melalui terobosan teknologi
satelit ini, Bartim akan terbebas dari isolasi sinyal. Dengan akses internet
yang merata, diharapkan transformasi digital di bidang pendidikan, pelayanan
publik, dan pengembangan ekonomi desa dapat berlangsung lebih cepat dan
inklusif.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!