Palangka Raya 2 menit baca • 22 Apr 2024

Wakili Gubernur Kalteng, Asisten Ekbang Hadiri Rapat Kordinasi Pengendalian Inflasi bersama Mendagri

Penulis: Admin Potret Kalteng | Senin, 22 April 2024 - 19:56 WIB
Ukuran Teks:
Wakili Gubernur Kalteng, Asisten Ekbang Hadiri Rapat Kordinasi Pengendalian Inflasi bersama Mendagri
Keterangan Gambar: Asisten Bidang Ekobang saat menghadiri Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2024

potretkalteng.com - PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah hadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2024 bersama Menteri Dalam Negeri RI secara virtual, bertempat di Ruang Rapat Bajakah I, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (22/4/2024).


Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sri Widanarni saat menghadiri rakor mengatakan, sesuai hasil paparan yang disampaikan bahwa pada Bulan Maret 2024, tingkat infalsi di Kalimantan Tengah masih berada di 10 besar terendah se Indonesia, yaitu sebesar 2,72%. 


“Hal ini patut kita syukuri bersama karena inflasi di Kalteng masih terkendali, walaupun pada minggu ketiga bulan April kondisi Kalteng secara riilnya mengalami kenaikan, namun kita belum masuk yang tertinggi tingkat inflasinya” kata Sri.


Menurutnya, beberapa hal yang harus dicermati bersama dan langkah-langkah yang harus dilakukan ke depan, terkait dengan kondisi global kembali yakni hubungan antara Iran dan Israel yang berdampak pada sumber bahan bakar (minyak bumi). 


Dengan adanya kenaikan minyak, dapat dipastikan berdampak kepada harga-harga lainnya, sehingga akan terjadi inflasi.


“Kiranya Dinas terkait bisa memikirkan suatu inovasi yang lebih baik lagi untuk masa yang akan datang, sehingga Kalteng bisa berdaulat pangan dan tidak lagi ketergantungan dengan luar. Oleh karena itu tim TPID diharapkan bersinergi bersama-sama untuk memikirkan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan di masa yang akan datang” pungkasnya.


Sementara itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan, tingkat inflasi secara nasional relatif terkendali, untuk y - on - y di angka 3,05%. 


Meskipun dalam batas toleransi karena target pemerintah pusat antara 2,5% - 3,5%, namun harus diwaspadai bahwa m – to – m kenaikannya cukup tinggi (Maret 2024 terhadap Februari 2024) di angka 0,52%.


Dikatakannya, perkembangan inflasi global, Indonesia pada posisi 3,05% berada pada peringkat 75 dari 186 negara di dunia, dan pada negara G20 Indonesia berada pada peringkat 10 dari 24 negara, serta peringkat ke 6 dari 11 negara ASEAN.


“Angka inflasi nasional kita adalah hasil kerja pemerintah pusat dan hasil pekerjaan akumulasi semua pemerintah daerah, saya menekankan untuk betul-betul menjaga tingkat inflasi masing-masing” ucap Mendagri.


Perkembangan inflasi global, inflasi Indonesia berada pada peringkat 75 dari 186 negara di dunia yaitu pada posisi 3,05% dan pada negara G20 Indonesia berada pada peringkat 10 dari 24 negara, serta peringkat ke 6 dari 11 negara ASEAN.(adv)


MmcKalteng

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!