BUNTOK, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengerahkan seluruh perangkat daerah untuk terlibat aktif dalam penanganan banjir yang melanda enam kecamatan. Bupati H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor setelah peningkatan debit air memicu status tanggap darurat bencana.
“Setelah kita tetapkan status tanggap darurat, seluruh perangkat daerah dan pihak swasta harus turun tangan langsung. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tapi juga hadir sebagai penghubung di lapangan agar distribusi tepat sasaran,” tegas Eddy Raya.
Instruksi tersebut ditujukan kepada BPBD, Dinas Sosial, Baznas, hingga perangkat teknis lainnya. Para pejabat daerah diminta menjadi liaison officer (LO) di titik-titik banjir untuk memantau kondisi dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Langkah cepat ini diperkuat dengan koordinasi bersama TNI-Polri dan Forkopimda yang dilakukan oleh Wakil Bupati Khristianto Yudha sehari sebelumnya. Melalui sinergi ini, bantuan dapat disalurkan lebih efektif sesuai dengan anggaran kebencanaan yang telah dialokasikan.
Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Bupati juga menekankan pentingnya evaluasi jangka panjang terhadap tata kelola lingkungan. Ia mengingatkan bahwa pembangunan di wilayah Barsel harus mengedepankan analisis dampak lingkungan serta menjaga keberlanjutan fungsi lahan pertanian.
“Kita harus jaga agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang memperparah risiko banjir. Perlindungan terhadap kelompok rentan, seperti ibu hamil dan anak-anak, juga harus menjadi prioritas dalam masa tanggap darurat ini,” tambahnya.
Rifai

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!