BARITO
UTARA, POTRETKALTENG.COM – Rapat
koordinasi percepatan IPKD dan MCSP Barito Utara menyoroti sektor Barang Milik
Daerah (BMD) sebagai masalah terbesar dalam Indeks Tata Kelola (ITK) daerah.
Inspektur H. Rahmat Muratni memaparkan bahwa dari delapan area intervensi ITK,
sektor BMD mencatatkan nilai terendah, yaitu hanya 11,2.
Meskipun
sektor Optimalisasi Pendapatan Daerah mencatat nilai tertinggi (69,4), nilai
tersebut masih berada dalam kategori merah. Rahmat Muratni menegaskan bahwa
seluruh area intervensi di Barito Utara masih membutuhkan perbaikan signifikan
untuk mencapai tata kelola yang baik, dan peningkatan ITK wajib dipimpin
langsung oleh Bupati karena upaya sebelumnya dinilai tidak efektif.
RI

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!