PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Pimpinan Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) menyerukan pentingnya merawat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua PW Sapma Pemuda Pancasila Kalteng, Muhammad Enrico Hamlizar Tulis, S.H., M.H., atau yang akrab disapa Enrico Tulis. Ia menanggapi berbagai peristiwa sosial-politik mutakhir yang terjadi di tanah air, termasuk insiden aksi damai yang berujung kericuhan serta pengibaran atribut yang tidak sejalan dengan konsensus nasional di Aceh baru-baru ini.
Menurut Enrico, eskalasi konflik di daerah merupakan alarm keras bahwa komunikasi antara pusat dan daerah, serta kepekaan negara terhadap aspirasi akar rumput, harus segera dievaluasi. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak mengabaikan rasa keadilan masyarakat yang dapat memicu akumulasi kekecewaan publik.
"Pemerintah jangan mengecewakan rakyat. Hal-hal seperti ini wajib menjadi perhatian serius pemerintah, mengapa sampai masyarakat bisa merasa muak dan mengekspresikan kekecewaannya secara ekstrem," tegas Enrico.
Lebih lanjut, Enrico menekankan bahwa keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang harus dijaga bersama melalui dialog yang konstruktif, kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, serta penegakan hukum yang humanis. Ia mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda di Kalimantan Tengah maupun di berbagai wilayah lainnya, agar tidak mudah terprovokasi oleh dinamika yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
KL

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!