Kapuas 2 menit baca • 32 menit lalu

PPNI Kapuas Perkuat Edukasi Warga Hadapi Dampak Kabut Asap Karhutla

Penulis: Admin Potret Kalteng | Minggu, 20 September 2026 - 08:38 WIB
Ukuran Teks:
PPNI Kapuas Perkuat Edukasi Warga Hadapi Dampak Kabut Asap Karhutla
Keterangan Gambar: Foto Bersama

 

KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas turut mengambil langkah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui kegiatan yang digelar pada Sabtu (19/9/2026), jajaran PPNI Kabupaten Kapuas membagikan masker sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya paparan asap terhadap kesehatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Tambun Bungai, tepatnya di depan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Masker dibagikan kepada pengguna jalan, pasien maupun pengunjung rumah sakit.

Selain pembagian masker, para perawat juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak kabut asap terhadap sistem pernapasan serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Kapuas, Elvina, mengatakan paparan asap perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya saluran pernapasan.

“Kami mengajak seluruh anggota PPNI Kabupaten Kapuas terus aktif memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” ujar Elvina.

Ia menjelaskan, penggunaan respirator N95 dapat memberikan perlindungan lebih baik terhadap partikel halus seperti PM2.5 yang terkandung dalam asap. Namun, bagi masyarakat yang tidak memiliki masker N95, masker medis tetap dapat digunakan sebagai salah satu upaya perlindungan, meskipun kemampuan penyaringannya terhadap partikel halus tidak sama.

Masyarakat juga diimbau memperbanyak konsumsi air putih, beristirahat cukup, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi kabut asap semakin pekat. Pintu dan jendela rumah juga disarankan ditutup apabila kualitas udara di luar memburuk.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi dan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit paru-paru maupun jantung.

PPNI Kapuas mengingatkan masyarakat untuk segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk berat, sesak napas, napas cepat atau sulit bernapas, nyeri dada, demam tinggi, maupun kondisi kesehatan yang semakin memburuk.

Elvina menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembagian masker, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat.

“Perawat tidak hanya hadir ketika masyarakat sudah sakit, tetapi juga memberikan edukasi dan upaya pencegahan agar masyarakat dapat menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, PPNI Kabupaten Kapuas berharap edukasi dan upaya pencegahan terkait dampak kabut asap dapat terus dilakukan guna membantu masyarakat menjaga kesehatan di tengah kondisi karhutla. (Hr)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!