POTRETKALTENG.COM - KUALA KURUN - Pj.Bupati Gunung Mas (Gumas) Herson B.Aden meninjau secara langsung akses jalan menuju Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru yang tepatnya berada di Kilometer 5, Kurun seberang kelurahan Kuala Kurun Kecamatan Kurun Kabupaten Gumas, Minggu (14/07/2024) sore.
"Selain kita melihat Tahura Lapak Jaru juga, kita sambil melihat dan memantau kendala di jalan keluar maupun masuk Tahura ini, karena itu kita juga mengundang DPU selaku dinas teknis," ungkap Herson
Lanjutnya, Kita Ingin melihat apa saja yang bisa menarik minat wisatawan Ke Gunung Mas secara Khusus Tahura ini Ungkap Herson B.Aden saat kunjungan tersebut dilaksanakan.
Selain meninjau akses jalan Herson juga meninjau infrastruktur dan fasilitas yang ada di Tahura, beliau juga berharap untuk dapat di jadikan destinasi wisata bagi masyarakat sekitar maupun dari luar kabupaten Gumas (wisatawan)
Melalui instansi terkait, Herson Juga meminta untuk dapat dilengkapi fasilitas tempat wisata ini, terutama untuk kenyamanan wisatawan, diharapkan juga jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, serta sarana angkutan untuk wisatawan menuju ke air terjun tersebut demi mempermudah wisatawan.
"kepada pihak pengelola Tahura khususnya DLHKP selaku dinas yang membidangi agar membuat Inovasi supaya kedepanya bisa menarik minat wisatawan selain melihat kayu yang ada," ungkap Herson
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) Kabupaten Gunung Mas melalui kabid Pengelolaan Tahura Colombus menyampaikan menyambut baik kebijakan Pj Bupati akan mendukung pembangunan dan pengembangan sarpras penunjang objek wisata yang ada di tahura melalui pendanaan APBD Kabupaten Gunung Mas.
"Adapun Langkah kedepan dan sedang dilaksanakanTahun 2024 ini sedang dilaksanakan penyusunan desain tapak Tahura lapak jaru, akan melakukan study/kaji tiru ke Tahura yang sudah maju dalam pengelolaan dan pembangunan Tahura yang melibatkan stakeholder terkait, Melakukan pengembangan ekowisata yang melibatkan masyakat sekitar tahura melalui program pemberdayaan masyarakat kelompok tani hutan binaan tahura lapak jaru," ungkap Kepala DLHKP melalui Kabib Pengelolaan Tahura Colombus.
Lanjutnya, Juga akan menjajaki kerjasama pengembangan dan pembangunan tahura dengan perusahaan besar swasta (PBS) atau pihak ketiga disekitar Tahura Lapak Jaru yang tidak mengikat melalui program CSR atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) maupun Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan tak terelakkan berdasarkan Peraturan MenLHK No: P. 44/MENLHK/SETJEND/KUM.1/62017
Dan melaksanakan Peningkatan SDM pengelola dengan mengikuti bimtek dan pelatihan pengelolaan Tahura Lapak Jaru, Penguatan kelembagaan melalui pembentukan UPTD Tahura Lapak Jaru, sehingga pelayanan dan pengelolaan lebih optimal.(red)
Yullya

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!