KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Menutup akhir tahun anggaran 2024, Pemerintah Kabupaten Kapuas tancap gas melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja pembangunan. Senin (13/1/2025), Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Darliansjah memimpin langsung Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah untuk Triwulan IV Tahun Anggaran 2024, yang digelar di Aula Bappelitbangda Kapuas.
Hadir mendampingi, Sekda Kapuas Septedy, Kepala Bappelitbangda Catur Feriyanto, Plt Kepala Bapenda Vitrianson, para kepala perangkat daerah, dan para camat se-Kabupaten Kapuas.
Dalam sambutannya, Darliansjah menyampaikan bahwa Rakordalev ini adalah momen strategis untuk mengukur sejauh mana target pembangunan daerah telah tercapai. Evaluasi dilakukan berdasarkan indikator yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD).
“Kita ingin tahu sejauh mana kita melangkah, mana yang sudah tepat sasaran, dan mana yang perlu diperbaiki. Ini penting sebagai bahan refleksi dan penyesuaian untuk rencana 2025,” ujar Darliansjah.
Pj Bupati menyoroti sejumlah program prioritas yang terus menjadi perhatian Pemkab Kapuas, antara lain:
Penurunan angka stunting
Penanganan kemiskinan ekstrem
Penguatan infrastruktur dasar
Peningkatan akses dan kualitas pendidikan dan kesehatan
Serta pengembangan lanjutan program Food Estate sebagai bagian dari proyek strategis nasional.
Terkait pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD), Darliansjah meminta seluruh perangkat daerah untuk melakukan percepatan penyelesaian administrasi dan peningkatan koordinasi, baik di level provinsi maupun kementerian/lembaga pusat.
“Evaluasi seperti ini bukan hanya soal angka dan target, tapi juga soal ketepatan arah pembangunan. Kita harus lebih gesit, lebih akurat, dan tetap taat aturan,” tegasnya.
Menutup arahannya, Darliansjah mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk mulai memetakan tantangan dan peluang pembangunan di 2025, dengan menempatkan program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), layanan kesehatan gratis, pengendalian inflasi, dan pengurangan kemiskinan ekstrem sebagai fokus utama.
-RH
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!