Kapuas 1 menit baca • 05 Agt 2026

Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:26 WIB
Ukuran Teks:
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Keterangan Gambar: Foto: Dokumentasi Redaksi / POTRET KALTENG


KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis digital melalui Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) sebagai langkah memperkuat pengawasan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Selasa (4/8/2026), dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd. Turut hadir Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Kapuas Rayyana Aurora Nur Asysyifa, Pengawas PAI Korwil Pendidikan Kecamatan Selat Mahrini, para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Selat, serta PIC sekolah penerima manfaat Program MBG.


Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Kapuas, Rayyana Aurora Nur Asysyifa, menjelaskan bahwa uji organoleptik merupakan metode penilaian kualitas makanan berdasarkan rasa, aroma, tekstur, dan tampilan. Penilaian tersebut bertujuan memastikan makanan yang disajikan kepada peserta Program MBG memenuhi standar mutu, aman dikonsumsi, dan sesuai dengan kebutuhan gizi.


Ia mengatakan, sebelumnya hasil uji organoleptik masih dilaporkan secara manual menggunakan formulir kertas yang hanya diteruskan hingga tingkat SPPG. Kini, melalui SIPGN, seluruh hasil penilaian wajib diinput secara digital sehingga dapat terdokumentasi dengan baik, dipantau secara real time, serta terhubung langsung dengan Badan Gizi Nasional di tingkat pusat.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, berharap implementasi SIPGN dapat meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.


Menurutnya, pelaporan uji organoleptik menjadi salah satu instrumen penting dalam memberikan evaluasi terhadap kualitas layanan MBG, mulai dari cita rasa makanan, kebersihan dan penyajian, kandungan gizi, higienitas, hingga ketepatan waktu distribusi kepada para penerima manfaat.


Ia juga mengajak seluruh PIC sekolah penerima manfaat untuk aktif mendukung penerapan SIPGN serta terus bersinergi dengan Badan Gizi Nasional demi meningkatkan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kapuas.(KL)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!