PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya menggalakkan gerakan tanam cabai bersama sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan panen padi, panen sorgum, dan pembagian bibit cabai kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan gerakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian lokal dan menjaga ketersediaan pangan. "Panen padi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjaga ketersediaan pangan daerah sekaligus mendukung produktivitas pertanian lokal," ujarnya.
Selain panen padi dan sorgum, pemerintah juga membagikan bibit cabai kepada masyarakat sebagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi. Melalui program tersebut, warga didorong memanfaatkan pekarangan rumah untuk membudidayakan cabai sehingga dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang dalam mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, dengan pengelolaan yang tepat, lahan di Kota Palangka Raya tetap memiliki potensi untuk menghasilkan berbagai komoditas pangan. "Kami ingin membuktikan bahwa lahan di Palangka Raya tetap bisa dimanfaatkan untuk pertanian," ujarnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap gerakan tanam cabai bersama dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan kelompok tani, PKK, dan masyarakat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!