KASONGAN, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Katingan melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia guna membahas rencana penyelenggaraan program “Sekolah Rakyat Terintegrasi” yang ditujukan bagi wilayah terpencil. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Katingan menyampaikan komitmen kuat daerah untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang layak.
Menurut Bupati, salah satu tantangan utama di Katingan adalah minimnya sarana dan prasarana pendidikan serta keterbatasan tenaga pengajar di sejumlah kecamatan. Program sekolah rakyat terintegrasi diharapkan bisa menjadi solusi alternatif yang melibatkan pendekatan pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam pembicaraan dengan Kemensos, Pemkab Katingan juga mengangkat pentingnya dukungan teknis dan regulasi dari pemerintah pusat agar proyek ini dapat berjalan dengan baik. Pemerintah daerah berharap agar model sekolah rakyat ini bukan saja sebagai kegiatan sementara, tetapi dapat berkelanjutan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Lebih lanjut, pihak kementerian menyambut positif inisiatif daerah dan menyatakan kesiapan untuk mendukung melalui pendampingan dan koordinasi lintas sektor. Hal ini diharapkan mendorong Katingan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pendidikan inklusif.
Sebagai penutup, Bupati menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh menjadi barang langka bagi anak-anak di wilayah terluar. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal program sehingga benar-benar memberikan dampak nyata.
ZR
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!