KASONGAN, POTRETKALTENG.COM - Dalam audiensi di Jakarta, Pemerintah Kabupaten Katingan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan kawasan hutan. Bupati Saiful menyampaikan bahwa berbagai kebijakan kehutanan perlu diharmonisasikan agar tidak menghambat pembangunan daerah.
Bupati menjelaskan, banyak kebijakan yang diterapkan di tingkat pusat belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan daerah, termasuk terkait pembatasan ruang terbuka hijau dan alokasi dana reboisasi. Hal ini dinilai menjadi hambatan bagi daerah yang ingin mendorong pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, isu perdagangan karbon juga menjadi perhatian serius. Kabupaten Katingan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar dalam proyek karbon berskala internasional, namun hingga kini masyarakat belum merasakan dampaknya secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab meminta agar pemerintah pusat membuka ruang koordinasi yang lebih luas, sehingga program konservasi dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa Katingan siap menjadi daerah percontohan pengelolaan hutan berkelanjutan, asalkan ada dukungan nyata dari pemerintah pusat melalui kebijakan dan pendanaan yang berpihak pada daerah.
ZR
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!