Pemprov Kalteng 1 menit baca • 21 Sep 2025

Pelatihan RENKON 2025: ASN Kalteng Diperkuat untuk Siaga Hadapi Krisis

Penulis: Admin Potret Kalteng | Minggu, 21 September 2025 - 22:29 WIB
Ukuran Teks:
Pelatihan RENKON 2025: ASN Kalteng Diperkuat untuk Siaga Hadapi Krisis
Keterangan Gambar: Asisten III Sekda Prov Kalteng, Sunarti, saat membacakan sambutan Gubernur




PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Rencana Kontingensi (RENKON) Tahun 2025 dengan metode blended learning. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat manajerial maupun nonmanajerial dari lingkup Pemprov serta kabupaten/kota se-Kalteng, dan resmi dibuka secara virtual oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng, Sunarti, pada Rabu (17/9/2025).


Dalam sambutannya, Sunarti menegaskan pentingnya kesiapan aparatur menghadapi potensi risiko maupun keadaan darurat yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Ia menekankan bahwa rencana kontingensi bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis yang menjadi pedoman langkah cepat dan terukur pemerintah dalam melindungi masyarakat serta menjaga kelancaran layanan publik.


“Pemerintah daerah harus memiliki perencanaan matang dalam menghadapi situasi darurat. Melalui pelatihan ini, saya berharap aparatur mampu menyusun rencana kontingensi yang aplikatif, sehingga kita lebih siap, tangguh, dan sigap menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani, menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan secara terpadu, mengombinasikan pembekalan materi daring dengan tugas mandiri yang dirancang untuk memperdalam pemahaman teknis dan analitis peserta.


“Pelatihan ini tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar membekali aparatur agar mampu menyusun rencana kontingensi yang komprehensif, realistis, dan sesuai dengan potensi risiko di daerah masing-masing. Dengan perencanaan yang matang, pemerintah daerah akan memiliki pedoman jelas dalam bertindak sehingga layanan publik tetap berjalan meskipun di tengah krisis,” jelasnya.


Nunu menegaskan bahwa BPSDM Kalteng berkomitmen menghadirkan program pelatihan yang adaptif dengan perkembangan zaman. Aparatur dituntut memiliki kompetensi yang tidak hanya teknis, tetapi juga kemampuan mengambil keputusan cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat.


Melalui Pelatihan RENKON 2025, Pemprov Kalteng berharap terwujud tata kelola pemerintahan yang tangguh, adaptif, serta siap menghadapi berbagai tantangan, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mitigasi risiko di Kalimantan Tengah.(yin)



mmc kalteng

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!