Barito Utara 2 menit baca • 04 Sep 2026

Naruk Saritani Dukung Pembagian 2.000 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap

Penulis: Admin Potret Kalteng | Jumat, 4 September 2026 - 11:10 WIB
Ukuran Teks:
Naruk Saritani Dukung Pembagian 2.000 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap
Keterangan Gambar: Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani

 

 

MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, mengapresiasi langkah Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK Korpri) Barito Utara yang membagikan sebanyak 2.000 masker kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Naruk menilai pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak menurunnya kualitas udara di wilayah Muara Teweh dan sekitarnya.

“Kami mengapresiasi kepedulian DPK Korpri Barito Utara yang turun langsung membagikan masker kepada masyarakat. Ini langkah yang sangat positif, terutama di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Barito Utara perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak. Paparan asap akibat karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama pada saluran pernapasan.

Naruk berharap pembagian masker tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat dilanjutkan dengan berbagai langkah lain guna melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap.

“Kita harapkan pembagian masker ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat diikuti dengan langkah-langkah lain untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kualitas udara semakin memburuk. Sementara bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker dinilai penting untuk membantu mengurangi paparan partikel dari asap.

“Kesadaran masyarakat juga sangat penting. Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan. Gunakan masker dan jaga kondisi kesehatan, terutama anak-anak, lansia dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan,” katanya.

Selain perlindungan terhadap masyarakat, Naruk menekankan pentingnya upaya pencegahan karhutla. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran dan memperburuk kondisi udara.

“Kita tentu berharap kondisi kabut asap ini segera berakhir. Karena itu, pencegahan kebakaran harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.

Naruk juga berharap Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap kualitas udara dan mengambil langkah yang diperlukan apabila kondisi kabut asap semakin pekat.

“Yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat. Semua pihak harus bersinergi menghadapi kondisi ini,” pungkasnya. (kn)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!