Gunung Mas 1 menit baca • 12 Sep 2025

Mediasi Tahap Dua Sengketa Lahan Gagal, Masyarakat Walk Out Dari Ruangan

Penulis: Admin Potret Kalteng | Jumat, 12 September 2025 - 14:07 WIB
Ukuran Teks:
Mediasi Tahap Dua Sengketa Lahan Gagal, Masyarakat Walk Out Dari Ruangan
Keterangan Gambar: Foto: Dokumentasi Redaksi / POTRET KALTENG



SERUYAN, POTRETKALTENG.COM – Mediasi tahap dua antara ahli waris tanah dengan PT Sawitmas Nugraha Perdana di Kantor Pemkab Seruyan, Kamis (11/9/2025), kembali berakhir tanpa hasil. Alih-alih melahirkan kesepakatan, forum tersebut justru ditutup dengan aksi walk out dari pihak ahli waris yang didampingi Ketua Umum SEMMI Kalimantan Tengah, Afan Safrian.


Aksi walk out dipicu penahanan salah satu ahli waris oleh Polres Seruyan sejak mediasi pertama, 26 Agustus lalu. Penahanan itu dinilai sebagai bentuk kriminalisasi terang-terangan terhadap perjuangan rakyat. 


“Kapolres Seruyan gagal menjaga netralitas, bahkan kuat dugaan menjadi alat perusahaan untuk menekan rakyat,” tegas Afan.


SEMMI Kalteng menuding Polres Seruyan telah kehilangan marwah sebagai penegak hukum karena lebih berpihak pada korporasi dibanding rakyat. 


Mereka menuntut Kapolres segera dicopot dan diperiksa Propam, evaluasi total jajaran Polres Seruyan, serta pembebasan ahli waris yang ditahan. 


Pemkab Seruyan juga diminta berhenti menjadi penonton dan berpihak pada masyarakat.


Mediasi yang gagal ini dinilai semakin memperlihatkan wajah asli aparat dan pemerintah yang condong ke modal. 


SEMMI menegaskan akan terus mengawal perjuangan rakyat Seruyan melalui jalur hukum maupun aksi massa. 


“Kalau Kapolres tidak segera dicopot, jangan salahkan rakyat jika gelombang perlawanan semakin membesar,” tutup Afan.


RH

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!