Pemerintahan 1 menit baca • 24 Mei 2022

Marak Kasus Tumpang Tindih Masalah Tanah, Ini Saran Kepala BPN Kota Palangkaraya Untuk Masyarakat

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 24 Mei 2022 - 18:46 WIB
Ukuran Teks:
Marak Kasus Tumpang Tindih Masalah Tanah, Ini Saran Kepala BPN Kota Palangkaraya Untuk Masyarakat
Keterangan Gambar: Kepala BPN Kota Palangka Raya Budhy Sutrisno

Potretkalteng.com - Palangkaraya - Maraknya kasus tumpang tindih permasalahan kepemilikan tanah yang bahkan berujung dibawa ke meja hijau. Kepala BPN Kota Palangkaraya Budhy Sutrisno ketika ditemui media Potret Kalteng, Selasa (24/5/22).

Budhy Sutrisno mengungkapkan bahwa memang secara data di BPN Kota Palangkaraya memang marak terjadi kasus tumpang tindih. Alasan kenapa kasus tumpang tindih kepemilikan ini juga karena banyak nya masyarakat yang mempunyai Sertifikat namun belum ada titik plot bidang tanahnya.

3 Tahun yang lalu, jumlah Seritifikat yang belum mempunyai plot bidang tanah adalah sebesar 80%. Artinya hanya 20% sertifikat yang sudah mempunyai. Namun untuk tahun ini jumlah Sertifikat yang sudah mempunyai plot bidang tanah sudah mencapai 70%. Ungkap Budhy sebagai bukti dari keseriusan BPN Kota Palangka Raya dalam menangani masalah yang sama. 

Sebagai penutup, Budhy juga memberikan saran kepada masyarakat Kota Palangkaraya untuk masyarakat yang mempunyai sertifikat namun belum ada plot bidang nya terutama utk sertifikat yang terbit dibawah tahun 2000an untuk segera mendaftarkan ke kantor BPN Kota Palangkaraya.


Kepala BPN Palangka Raya bersama Pimpinan Umum Media Potret Kalteng

" Kami menghimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan ke BPN, dan juga untuk yang sudah mempunyai agar tetap bisa menjaga kewajibannya. Yaitu merawat & menjaga tanah nya, dan kami dari BPN juga mempunyai harapan untuk kedepannya agar bisa tidak ada terjadi kembali kasus tumpang tindih kepemilikan." Tutup pria berbadan tinggi ini. (Red)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!