Palangka Raya 2 menit baca • 07 Feb 2023

Lingkungan Tercemar Dan Lahan Dirusak Warga Kampung Dingin Tutup Perusahaan Batu Bara.

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 7 Februari 2023 - 06:58 WIB
Ukuran Teks:
Lingkungan Tercemar Dan Lahan Dirusak Warga Kampung Dingin Tutup Perusahaan Batu Bara.
Keterangan Gambar: Salah satu aksi penutupan

Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Tak terina kawasan lingkungannya tercemar serta ladang mereka diserobot dan dirusak puluhan Warga Kampung Dingin Kecamatan Muara Lawa,Kabupaten Kutai Barat terpaksa melakukan aksi penutupan sebuah perusahaan batu bara yang beroperasi didaerah mereka.

Dalam siaran pers yang diterima PotretKalteng.com Koodinator aksi Priska Misen dan Erika Siluq mengatakan mereka menutup kantor PT Energi Batu Hitam ( EBH ) sertamenghentikan aktivitas penambangan milik perusahaan tersebut.

" Kami warga Kampung Dingin dan Gerdayak Kaltim melakukan aksi penutupan dan demonstrasi pada Sabtu 04 Febuari 2023 " ujar Erika Siluq dalam press rilisnya Senin 06 Febuari 2023

Ketua Gerdayak Kaltim ini menegaskan kalau tindakan tegas ini dilakukan untuk menyelematkan kawaasan lingkungan hidup dan ladang milik Warga Kampung Dingin.

" Kami tidak nantinya akibat aktivitas penambangan PT EBH yang diduga membuat sungai tercemar serta dampak kerusakan lingkungan jadi warisan bagi anak cucu kami ,kasihan mereka nanti tidak bisa bertahan hidup akibat kerusakan kawasan lingkungan hidup mereka" Tegas wanita kelahiran Kampung dingin ini.

Dalam rilisnya Erika Siluq menjelaskan kalau sudah sering mereka bersitegang dengan pihak perusahaan dan terkadang dengan aparat kepolisian yang hendak membakar posko mereka.

" Kami tidak takut karena kami memperjuangan nasib dan hak kami yang sudah dirampas dan masa depan keberlangsungan hidup warga Kampung Dingin karena PT EBH tidak ramah lingkungan serta diduga sulit menerima kebudayaan Dayak serta kearifan Lokal " ungkap erika dalam rilisnya.

Sementara itu dari video yang diunggah di Facebook aksi penutupan yang dilakukan diwarnai dengan demonstrasi Erika Siluq bersama Warga Kampung Dingin dan Gerdayak Kaltim., serta aksi bakar ban dan pemasangan gembok dikantor PT EBH.

Dikutip dari salah satu media bahwa pihak ETB belum memberikan tanggapan atas peristiwa penutupan tersebut namun dari salah keterangan yang didapat selain pencemaran lingkungan dan warga yang khawatir dengan pembangunan Gudang bahan peledak didekat kampung Dingin ,masih adanya ladang atau lahan milik warga yang terkena aktivtas penambangan 

( AUL)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!