Barito Utara 1 menit baca • 09 Apr 2026

Legislator Barito Utara , Hj Nety Herawati Soroti Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Penulis: Admin Potret Kalteng | Kamis, 9 April 2026 - 18:40 WIB
Ukuran Teks:
Legislator Barito Utara , Hj Nety Herawati Soroti Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Keterangan Gambar: Anggota DPRD Barito Utara, Hj. Nety Herawaty



MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (8/4/2026). Rapat yang dipimpin oleh Hj. Henny Rosgiaty Rusli, S.P., M.M., di Ruang Rapat DPRD ini menghadirkan perwakilan eksekutif dan pemangku kepentingan terkait. Agenda utama pertemuan ini adalah merespons banyaknya keluhan dari pihak sekolah mengenai teknis penyajian makanan yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan bagi siswa.


Dalam forum tersebut, sejumlah guru dan kepala sekolah menyampaikan keluhan terkait mutu hidangan yang disajikan. Nasi yang diberikan terkadang terlalu keras dan di lain waktu terlalu lembut. Selain itu, kurangnya variasi menu membuat makanan tidak diminati oleh anak-anak, sehingga tujuan pemenuhan gizi belum sepenuhnya tercapai.


Berdasarkan keterangan perwakilan sekolah, dari 100 persen makanan yang disediakan, hanya sekitar 45 persen yang dikonsumsi oleh siswa. Sisanya terbuang karena tidak sesuai dengan selera mereka. Kondisi ini dinilai mengakibatkan manfaat program MBG belum optimal dan cenderung menimbulkan pemborosan.


Selain itu, muncul kekhawatiran terkait sikap koordinator MBG di Kabupaten Barito Utara. 

Beberapa pihak menyebutkan bahwa sekolah yang memberikan kritik atau penilaian kurang baik berpotensi dihentikan sebagai penerima manfaat program, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih bijaksana dan terbuka terhadap masukan.


Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawaty menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program. “Kami sangat menyayangkan apabila manfaat MBG justru banyak terbuang karena tidak dikonsumsi siswa. Kritik dan saran dari guru serta sekolah seharusnya menjadi bahan perbaikan bagi koordinator dan SPPG agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.


Ketua Partai Nasdem Barito Utara ini berharap koordinasi antara pihak sekolah, koordinator MBG, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat ditingkatkan sehingga kualitas layanan semakin baik dan manfaat program benar-benar dirasakan oleh para siswa di Kabupaten Barito Utara.


Zr

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!