Palangka Raya 1 menit baca • 23 Jul 2024

Gerindra Usung Pasangan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo Dalam Pilgub Kalteng

Penulis: Admin Potret Kalteng | Selasa, 23 Juli 2024 - 10:29 WIB
Ukuran Teks:
Gerindra Usung Pasangan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo Dalam Pilgub Kalteng
Keterangan Gambar: Agustiar Sabran dan Edy Pratowo

potretkalteng.com - JAKARTA - Partai Gerindra resmi memberikan surat keputusan (SK) dukungan kepada calon gubernur (Cagub) untuk maju pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

SK dukungan dari Partai Gerindra Pusat diberikan kepada Agustiar Sabran yang juga merupakan abang kandung dari Gubernur Kalteng, H.Sugianto Sabran.

Sedangkan, Edy Pratowo merupakan Wagub Kalteng petahana yang juga politisi Partai Golkar. Saat ini, ia masih aktif sebagai Wagub Kalteng dengan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran.

Pengumuman Cagub yang akan diusung Gerindra pada Pilkada Serentak 2024 itu disampaikan oleh Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, Senin (22/07/2024).

Menurutnya, surat keputusan itu ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Perlu diketahui, Agustiar Sabran merupakan kader PDI Perjuangan. Ia merupakan Anggota DPR RI Dapil Kalteng untuk periode 2019-2024.

Agustiar Sabran kembali terpilih menjadi Anggota DPR RI Dapil Kalteng pada Pileg 2024.

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan dukungan terhadap enam cagub itu sudah berdasarkan proses kajian yang matang.

Di antaranya, mereka melihat dari hasil berbagai lembaga survei hingga aspirasi kader Gerindra di daerah.

"Kami harap seluruh kader Partai Gerindra segera mempersiapkan diri untuk memenangkan calon gubernur yang akan kita majukan dalam Pilkada yang akan didaftarkan 27 Agustus yang akan datang," kata Muzani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2024).

Muzani menambahkan Prabowo juga masih sedang melakukan pendalaman untuk memberikan dukungan ke sejumlah provinsi maupun kabupaten kota yang belum diberikan surat rekomendasi.

"Seperti sudah diketahui di beberapa provinsi, kabupaten, dan kota sudah ada yang putus, ada yang sampai sekarang belum putus, dan masih memerlukan waktu sejenak untuk terus melakukan komunikasi yang intens dengan berbagai macam pihak," katanya.

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!