KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Kapuas, H. M. Wiyatno, didampingi Wakil Bupati Kapuas, Dodo, di Kompleks Islamic Center, halaman Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Kamis (15/10/2026) malam.
Festival yang berlangsung pada 14–19 Oktober 2026 ini diikuti sebanyak 538 peserta kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk melestarikan seni budaya Islami sekaligus mempererat silaturahmi dan memperkuat kerukunan masyarakat.
Mengusung tema “Harmoni Seni Qasidah dalam Bingkai Huma Betang, Merawat Kerukunan, Menguatkan Persatuan, dan Melestarikan Budaya,” FSQ XII diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas H. M. Wiyatno menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kapuas, pengurus Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya, panitia pelaksana, serta seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti festival tersebut.
Ia menegaskan, pengembangan seni budaya Islami merupakan bagian penting dalam pembinaan keagamaan dan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, FSQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana dakwah untuk menanamkan nilai-nilai religius, akhlak, moral, serta memperkuat kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Wiyatno berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, kreatif, dan memiliki daya saing. Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemenangan, tetapi juga pengalaman, persaudaraan, dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, ia meminta dewan juri melaksanakan tugas secara adil, objektif, jujur, dan berintegritas sehingga peserta terbaik dapat terpilih untuk mewakili Kalimantan Tengah pada ajang tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Harian Panitia Pelaksana, H. Suwarno Muriyat, melaporkan bahwa FSQ XII berlangsung selama enam hari dengan pusat kegiatan di Kompleks Islamic Center Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas.
Pelaksanaan festival ini melibatkan 538 peserta kafilah, didukung 55 orang dewan juri dan tim kerja provinsi, serta 100 orang panitia pelaksana.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi vokalis kasidah gambus kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; vokalis pop religi kategori anak-anak, remaja, dan dewasa; serta rebana klasik kategori remaja putra dan putri.
Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Rayuhani, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.
Pembukaan FSQ XII ditandai dengan penabuhan rebana oleh Bupati Kapuas bersama sejumlah kepala daerah yang hadir. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kreativitas generasi muda, menjaga kelestarian seni qasidah, serta mempererat hubungan antarkabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Acara pembukaan turut dihadiri Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Sunarti, Wakil Bupati Kapuas Dodo, sejumlah kepala daerah, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah Kabupaten Kapuas, pengurus LASQI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan juri, panitia pelaksana, serta seluruh kafilah peserta festival. (Lz)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!