PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kalimantan Tengah menyoroti lemahnya transparansi dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh perusahaan tambang di daerah ini. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran meminta agar laporan CSR disampaikan secara terbuka dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“CSR jangan hanya formalitas. Harus ada laporan terbuka dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Tomy.
Menurutnya, selain memberikan keuntungan bagi perusahaan, investasi pertambangan juga harus memberikan dampak sosial yang positif. Hal itu mencakup dukungan terhadap pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Tomy juga menekankan pentingnya evaluasi izin tambang secara berkala untuk memastikan komitmen perusahaan benar-benar berjalan sesuai ketentuan.
RH

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!