Pemprov Kalteng 2 menit baca • 12 Jun 2026

DPRD Kalteng Minta Revitalisasi Sekolah Tak Berhenti di 100 Unit

Penulis: Admin Potret Kalteng | Jumat, 12 Juni 2026 - 23:45 WIB
Ukuran Teks:
DPRD Kalteng Minta Revitalisasi Sekolah Tak Berhenti di 100 Unit
Keterangan Gambar: Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto.

 

 

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendorong agar program revitalisasi sekolah di wilayah setempat terus diperluas. Program yang saat ini menyasar 100 sekolah dinilai perlu ditingkatkan secara bertahap agar lebih banyak satuan pendidikan dengan kondisi bangunan kurang layak dapat ditangani.

Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menyampaikan dukungannya terhadap program revitalisasi tersebut. Menurutnya, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan menjadi kebutuhan penting mengingat masih terdapat sekolah yang memiliki bangunan berusia puluhan tahun.

“Kita mendukung program tersebut. Bahkan kalau bisa bukan hanya 100 sekolah, tetapi lebih dari itu,” ujar Sugiyarto, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, persoalan infrastruktur pendidikan tidak hanya terjadi pada jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Kondisi serupa juga masih ditemukan pada jenjang SD dan SMP yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota.

Sugiyarto menyebutkan, sejumlah sekolah di Kalteng telah berusia sekitar 20 hingga 30 tahun. Bahkan, masih terdapat bangunan sekolah yang menggunakan material kayu sehingga membutuhkan pembenahan dan peningkatan menjadi bangunan yang lebih permanen dan layak.

Menurutnya, pembenahan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas sebelum pemerintah meningkatkan fasilitas pendukung berbasis teknologi digital. Perbaikan bangunan, ruang belajar, meja, dan kursi dinilai menjadi fondasi utama untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik.

“Pondasinya harus diselesaikan terlebih dahulu. Banyak bangunan sekolah yang sudah tua dan perlu diperbaiki. Setelah itu baru fasilitas penunjang dan teknologi bisa ditingkatkan,” jelasnya.

DPRD Kalteng juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota. Kolaborasi lintas pemerintahan dinilai penting agar percepatan revitalisasi dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Sugiyarto berharap jumlah sekolah yang direvitalisasi dapat terus meningkat setiap tahunnya. Jika tahun ini terdapat 100 sekolah yang menjadi sasaran, ia berharap jumlah tersebut dapat bertambah menjadi 200 sekolah pada tahun berikutnya hingga seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat tertangani.

Ia turut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalteng yang aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan revitalisasi sekolah. Menurutnya, komunikasi langsung dengan kementerian terkait dapat membantu mempercepat perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan di daerah.

Dari sekitar 100 sekolah yang menjadi sasaran revitalisasi, sekitar 70 persen di antaranya disebut merupakan SMK. Sementara sisanya berasal dari jenjang pendidikan lainnya.

Sugiyarto juga mengingatkan agar pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara transparan dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing sekolah, terutama apabila pembangunan dilaksanakan melalui mekanisme swakelola.

Ia menegaskan, kesiapan daerah dan sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kecepatan pelaksanaan program. Karena itu, seluruh persyaratan perlu dipenuhi agar proses penyaluran bantuan dan pekerjaan revitalisasi dapat segera berjalan.

(LZ)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!