Barito Utara 1 menit baca • 17 Jul 2026

DPRD Barut Dorong Pendataan Guru Non-ASN dan Sekolah Ramah Anak

Penulis: Admin Potret Kalteng | Jumat, 17 Juli 2026 - 14:05 WIB
Ukuran Teks:
DPRD Barut Dorong Pendataan Guru Non-ASN dan Sekolah Ramah Anak
Keterangan Gambar: Anggota DPRD Barito Utara Jamilah

 

 

*MUARA TEWEH*, POTRETKALTENG.COM- Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Jamilah, mendorong penguatan tata kelola tenaga pendidik sekaligus perlindungan peserta didik di lingkungan sekolah.

Dukungan tersebut disampaikan Jamilah menanggapi pelaksanaan Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara bersama Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, kepala sekolah, dan guru se-Kecamatan Lahei di Aula SMP Negeri 1 Lahei, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Jamilah, pendataan guru non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) penting dilakukan secara menyeluruh agar pemerintah daerah memiliki data yang akurat mengenai jumlah dan kebutuhan tenaga pendidik di setiap sekolah.

Ia menilai keberadaan guru non-ASN memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan proses belajar mengajar, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik.

"Pendataan yang baik akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang tepat, termasuk memperhatikan keberadaan dan kesejahteraan guru non-ASN," ujarnya.

Selain persoalan tenaga pendidik, Jamilah juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. Menurutnya, pencegahan perundungan serta berbagai bentuk kekerasan harus menjadi perhatian bersama.

Ia mengatakan perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua, pemerintah, dan masyarakat. Komunikasi serta pengawasan yang baik dinilai penting untuk mencegah potensi kekerasan sejak dini.

Jamilah juga mendorong penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan positif, pembinaan ekstrakurikuler, serta pembiasaan sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.

"Dengan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif, peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih nyaman sekaligus mengembangkan potensi mereka," katanya.

Ia menegaskan DPRD Kabupaten Barito Utara akan terus mendukung berbagai program pemerintah daerah yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan dan perlindungan peserta didik.

Jamilah berharap pendataan guru non-ASN dapat ditindaklanjuti dengan kebijakan yang tepat, sementara upaya pencegahan kekerasan terus diperkuat demi mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak di Kabupaten Barito Utara.

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!