Barito Utara 2 menit baca • 09 Agt 2026

DPRD Barut Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Perairan dari Illegal Fishing

Penulis: Admin Potret Kalteng | Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:15 WIB
Ukuran Teks:
DPRD Barut Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Perairan dari Illegal Fishing
Keterangan Gambar: Anggota DPRD Barito Utara Taufik Nugraha

 

 

MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, Taufik Nugraha, mendukung imbauan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Barito Utara kepada masyarakat, khususnya nelayan, untuk menghentikan praktik penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing.

Menurut Taufik, praktik penangkapan ikan yang tidak sesuai ketentuan dapat memberikan dampak terhadap ekosistem perairan serta mengancam keberlangsungan sumber daya ikan. Karena itu, ia mengapresiasi langkah kepolisian yang terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian sumber daya perikanan.

Ia meminta masyarakat tidak menggunakan metode penangkapan yang dapat merusak lingkungan, seperti bom, racun, maupun setrum. Para nelayan juga diharapkan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang perikanan.

Taufik mengatakan Komisi II DPRD Barito Utara mendukung upaya Polres dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak *illegal fishing*. Menurutnya, keberadaan sumber daya ikan perlu dijaga secara berkelanjutan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

Ia menjelaskan penggunaan bom, racun, dan setrum dalam menangkap ikan tidak hanya bertentangan dengan ketentuan hukum, tetapi juga berpotensi merusak habitat ikan dan ekosistem sungai dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, Taufik mengajak masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor perikanan untuk mengutamakan metode penangkapan yang legal dan ramah lingkungan. Masyarakat juga diharapkan tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan cara-cara yang berpotensi merusak lingkungan.

Taufik mengingatkan bahwa upaya mendapatkan hasil tangkapan dalam jumlah besar dalam waktu singkat tidak seharusnya mengorbankan kelestarian perairan. Kerusakan ekosistem sungai pada akhirnya dapat berdampak kembali terhadap kehidupan dan mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sumber daya tersebut.

Ia berharap sinergi antara Polres Barito Utara, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan kerja sama tersebut, pengawasan terhadap kegiatan perikanan sekaligus upaya menjaga kelestarian sumber daya perairan di wilayah Barito Utara diharapkan dapat berjalan secara optimal. (Lz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!