PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM— Dalam rangka memperkuat arah kebijakan penanaman modal dan meningkatkan kapasitas promosi investasi daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) yang dirangkai dengan Capacity Building Promosi Penanaman Modal Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 16–17 Juli 2025 di Swiss-Belhotel Danum, Palangka Raya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya investasi sebagai pilar pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa penanaman modal tidak hanya menciptakan lapangan kerja dan memproduksi barang/jasa, tetapi juga memberi nilai tambah, memperkuat struktur ekonomi, dan mendorong keadilan sosial.
“Saya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan mendorong seluruh perangkat daerah untuk menyusun strategi investasi yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan, serta sejalan dengan rencana pembangunan nasional dan daerah,” ujar Leonard.
Ia juga menambahkan bahwa dokumen RUPM akan menjadi acuan jangka panjang selama 20 tahun dalam perencanaan investasi daerah, dan harus diselaraskan dengan RPJPD, RPJMD, serta rencana pembangunan infrastruktur Kalimantan Tengah. Hal ini sejalan dengan visi-misi Gubernur H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, yang mengedepankan hilirisasi produk berbasis ekonomi hijau dan biru demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala DPMPTSP Provinsi Kalteng, Sutoyo, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada pemangku kepentingan terkait arah dan strategi investasi yang akan tertuang dalam dokumen RUPM. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas SDM aparatur dalam menyusun materi promosi investasi yang kredibel dan menarik bagi investor.
“Kegiatan ini kami kemas dalam dua rangkaian agar lebih efektif dan efisien. Sosialisasi RUPM dilaksanakan pada 16 Juli 2025, sementara Capacity Building Promosi Penanaman Modal berlangsung pada 16–17 Juli 2025,” jelas Sutoyo.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perangkat daerah lingkup Pemprov Kalteng, DPMPTSP Kabupaten/Kota se-Kalteng, serta sejumlah narasumber dari Kementerian Investasi/BKPM RI dan pihak terkait, antara lain:
• Widiyanti – Direktorat Perencanaan Makro Investasi
• Manai S. Bulo – Direktorat Pengembangan Promosi Penanaman Modal
• Hirzi – Direktorat Pengembangan Potensi Daerah
• Akhim Kuntjoro Jati – Kepala Unit Perumusan KEKD BI Provinsi Kalteng
• Meitri Hening Chrisna Daluarti – PT Sucofindo Jakarta
• Novita Chandra – CT. BNSP (Public Speaker)
Melalui kegiatan ini, DPMPTSP berharap dapat mendorong peningkatan daya saing investasi daerah, tidak hanya dengan mengandalkan potensi sumber daya, tetapi juga melalui kemampuan aparatur dalam mengemas dan mengomunikasikan peluang investasi secara profesional kepada para investor.(yin)
mmc kalteng

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!