Lamandau 1 menit baca • 28 Feb 2026

DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I

Penulis: Admin Potret Kalteng | Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:41 WIB
Ukuran Teks:
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
Keterangan Gambar: Foto bersama. (Foto:Istimewa)



LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM -  Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI (FSM–GMNI) sebagai Badan Semi Otonom (BSO) di tingkat pelajar, Senin, (23/2/2026) 

Di Sekretariat PPI Kabupaten Lamandau.


Pembentukan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat arsitektur kaderisasi berjenjang serta memastikan keberlanjutan fondasi ideologis generasi muda di Kabupaten Lamandau.


Pendirian BSO FSM–GMNI bukan sekadar ekspansi struktural organisasi, melainkan afirmasi politik kaderisasi sejak usia pelajar. DPC GMNI Lamandau menempatkan pelajar sebagai basis determinan dalam pembentukan karakter kepemimpinan, kesadaran kebangsaan, serta orientasi perjuangan sosial.


Ketua DPC GMNI Lamandau, Debby Pramana Putra, menegaskan bahwa kehadiran FSM GMNI memiliki posisi sentral dalam sistem kaderisasi organisasi.


“FSM bukan hanya wadah aktivitas pelajar, tetapi ruang dialektika ideologi dan pembentukan kepemimpinan. Jika mahasiswa adalah garda intelektual, maka pelajar adalah fondasi historisnya. Kita tidak boleh membiarkan generasi Lamandau tumbuh tanpa arah nasionalisme dan keberpihakan sosial yang jelas.”


Berpijak pada nilai perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno, FSM GMNI diproyeksikan menjadi instrumen pendidikan karakter, penguatan nasionalisme progresif, serta konsolidasi pelajar lintas sekolah secara sistematis.


Sebagai Badan Semi Otonom, FSM GMNI tetap berada dalam garis ideologi dan koordinasi struktural GMNI, namun diberikan mandat khusus dalam membangun ruang pembinaan pelajar. Model ini dirancang untuk menciptakan kaderisasi yang terintegrasi  dari sekolah, menuju kampus, hingga pengabdian nyata kepada rakyat.


DPC GMNI Lamandau menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak semata bertumpu pada akselerasi fisik dan ekonomi, melainkan pada pembentukan manusia yang berkarakter, sadar ideologi, dan memiliki tanggung jawab sosial.


“Pembentukan FSM bukan sekadar keputusan organisatoris, melainkan investasi ideologis jangka panjang untuk memastikan Lamandau memiliki generasi pemimpin yang matang secara intelektual dan kokoh secara moral,” tutup Debby.(Yz)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!