Barito Utara 2 menit baca • 08 Jul 2026

Disdik Barito Utara Awasi MPLS, Sekolah Diminta Ciptakan Lingkungan Aman bagi Siswa

Penulis: Admin Potret Kalteng | Rabu, 8 Juli 2026 - 12:57 WIB
Ukuran Teks:
Disdik Barito Utara Awasi MPLS, Sekolah Diminta Ciptakan Lingkungan Aman bagi Siswa
Keterangan Gambar: Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Muhammad Iman Topik bersama jajaran.

MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara melakukan pemantauan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di sejumlah satuan pendidikan guna memastikan kegiatan berlangsung sesuai ketentuan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman bagi peserta didik baru.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Muhammad Iman Topik bersama jajaran turun langsung melakukan monitoring di sejumlah sekolah di wilayah Kota Muara Teweh, di antaranya SMP Negeri 10, SD Negeri Melayu 5, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 1 Muara Teweh. Pemantauan juga dilakukan di sejumlah sekolah di Kecamatan Lahei, termasuk SD Negeri Mampuak.

Iman mengatakan, MPLS harus menjadi kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan mampu membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah dengan baik. Karena itu, seluruh satuan pendidikan diminta memastikan pelaksanaannya bebas dari perundungan maupun tindakan yang dapat memberikan dampak negatif kepada siswa.

“Kami ingin memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai tujuan, yaitu memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru dengan cara yang edukatif, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun tindakan negatif lainnya,” ujar Iman.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta didik juga diarahkan untuk memahami pentingnya pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurut Iman, sekolah harus menjadi ruang yang aman dan menyenangkan bagi setiap anak. Karena itu, pendekatan yang digunakan selama MPLS perlu mengedepankan pembinaan dan pendidikan karakter, bukan tindakan yang bersifat merendahkan atau menekan peserta didik.

“Kami juga mengingatkan seluruh sekolah untuk mengedepankan pembinaan karakter serta memberikan pemahaman kepada peserta didik agar bijak menggunakan media sosial. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak,” katanya.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Iman didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan, Koordinator Pengawas, serta sejumlah pengawas sekolah.

Dinas Pendidikan Barito Utara berharap seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan MPLS secara positif sehingga peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

Bupati Barito Utara Shalahuddin turut memberikan apresiasi terhadap langkah Dinas Pendidikan yang melakukan pemantauan langsung ke sekolah. Menurutnya, MPLS merupakan momentum penting untuk membentuk karakter dan kedisiplinan siswa sejak awal memasuki lingkungan pendidikan.

Ia meminta seluruh sekolah menjadikan MPLS sebagai sarana untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, inklusif, dan menyenangkan dengan pendekatan yang humanis.

“Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan mampu membentuk generasi Barito Utara yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing,” ujar Shalahuddin.

Melalui pengawasan dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, pelaksanaan MPLS di Barito Utara diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya pendidikan yang ramah anak, bebas perundungan, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik. (Ky)

Terverifikasi Redaksi: Disusun sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber & Kode Etik Jurnalistik oleh redaksi POTRET KALTENG.
Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita Ini?
Terima kasih atas tanggapan Anda!