Potretkalteng.com - Palangka Raya – Maraknya terjadi antrian panjang untuk jenis BBM Pertalite oleh pelangsir membuat Pemerintah mengambil kebijakan. Kini masyarakat Kota Palangka Raya yang mau membeli BBM di SPBU dibatasi maksimal 200 ribu per hari.
Aturan pembatasan ini disampaikan langsung oleh Hadriansyah Ado selaku Kabid Perdagangan saat melakukan pemantauan ke SPBU di hari kedua. Adapun tujuan dari pembatasan ini dilakukan agar distribusi BBM menjadi lancar dan semua kebagian.
"Selama beberapa minggu ini terjadi antrean panjang di SPBU, karena stok pertalite kosong, sehingga berdampak terhadap terganggunya Kamtibmas di Kota Cantik.
Pihaknya mendapati laporan jika selama terjadi kelangkaan BBM khusus pertalite ini banyak masyarakat yang mengeluhkan antrean panjang di SPBU yang salah satunya karena ulah pelangsir,"ungkap Hadriansyah.
Di hari kedua ini tim gabungan juga masih mendapati beberapa pelangsir yang sedang mengisi BBM dengan kendaraan yang sudah dimodifikasi. Sang pelangsir pun langsung diintrogasi.(red)

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!