PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan
Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Focus Group Discussion (FGD)
terkait penyusunan dan verifikasi Indeks Ketahanan Daerah (IKD). Kegiatan
berlangsung di Palangka Raya pada 23 Juli dan di Kabupaten Katingan pada 24
Juli 2025.
Kepala BPBD Provinsi Kalteng,
Ahmad Toyib, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya
memperkuat kapasitas daerah dalam mengurangi risiko bencana. Menurutnya, data
IKD akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan penanggulangan bencana yang
adaptif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kabid Pencegahan
dan Kesiapsiagaan BPBD Kalteng, Indra Wiratama, menegaskan bahwa penyusunan IKD
bukan hanya persoalan angka, tetapi cerminan kesiapsiagaan daerah terhadap
potensi bencana. Ia menekankan pentingnya validasi dan kolaborasi lintas sektor
untuk menghasilkan data yang akurat.
FGD ini juga menghadirkan
narasumber dari BNPB, yaitu Franta Eveline dan Cintya, yang memberikan
asistensi teknis terkait metodologi perhitungan IKD. Melalui forum ini,
diharapkan pemerintah daerah di seluruh Kalteng dapat lebih aktif memperkuat
ketahanan wilayah secara berkelanjutan.
Mmc kalteng

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!