KASONGAN, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kabupaten Katingan menilai perlu adanya strategi konkret untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM di daerah. Hal ini disampaikan oleh anggota dewan, Alfriyano, S.Sos, yang menyoroti lemahnya kualitas produk lokal akibat kurangnya pembinaan dan pendampingan dari pemerintah.
Menurutnya, meski banyak warga yang memiliki usaha kecil dan menengah, namun sebagian besar masih terkendala pada kualitas produk, kemasan, dan akses perizinan. “Kalau tidak ada dukungan serius, sulit bagi UMKM kita bersaing dengan produk luar daerah,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa daerah lain seperti Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan sudah memiliki produk unggulan khas yang dikenal luas, seperti apam Barabai dan dodol Kandangan. Katingan, kata dia, juga perlu memiliki produk khas yang bisa dijadikan ikon daerah dan dijual sepanjang tahun, bukan musiman.
Selain dukungan perizinan, Alfriyano juga mendorong adanya pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital agar pelaku UMKM tidak tertinggal di era teknologi. “Sekarang semua serba online, jadi pelaku UMKM juga harus dibekali kemampuan itu,” ujarnya.
Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, ia optimistis UMKM Katingan dapat tumbuh menjadi sektor ekonomi yang kuat dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
ZR

0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!